BLORA, MUSTIKATIMES.ONLINE — Kepedulian tidak cukup hanya dibicarakan. Ia harus diwujudkan dalam tindakan. Hal itu dilakukan PK IMM Ibnu An-Nafis bersama Lazismu Blora melalui kegiatan “Sinergi Kebaikan”, berupa bantuan sosial kepada masyarakat di tiga wilayah Kabupaten Blora.
Kegiatan berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB, menyasar warga di Beganjing dan Dologan, Kecamatan Japah, serta Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen. Sebanyak 24 penerima manfaat mendapatkan bantuan dalam kegiatan yang melibatkan unsur IMM dan Lazismu.
Bagi PK IMM Ibnu An-Nafis, kegiatan ini bukan sekadar pembagian bantuan. Sinergi Kebaikan menjadi bentuk nyata gerakan kader untuk hadir di tengah persoalan masyarakat.
Bantuan sosial memang tidak menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi. Namun, di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, bantuan dapat menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di sinilah IMM berusaha menerjemahkan nilai humanitas dalam tindakan. Kader tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual dan aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
“IMM Berdampak” kemudian tidak berhenti sebagai slogan. Dampak itu harus terlihat dari keberanian kader untuk turun ke masyarakat, melihat persoalan secara langsung, dan mengambil bagian dalam menghadirkan manfaat.
Kolaborasi bersama Lazismu juga menunjukkan bahwa gerakan sosial akan lebih kuat ketika dilakukan secara bersama. Lazismu menghadirkan kekuatan filantropi, sementara kader IMM menjadi bagian dari gerakan yang menghubungkan kepedulian tersebut dengan masyarakat penerima manfaat.
Melalui Sinergi Kebaikan, PK IMM Ibnu An-Nafis menegaskan bahwa keberadaan organisasi mahasiswa tidak hanya berada di lingkungan kampus.
Dari ruang kaderisasi menuju ruang pengabdian, dari gagasan menuju tindakan. IMM hadir bukan sekadar untuk berbicara tentang perubahan, tetapi ikut mengambil bagian dalam menghadirkannya.

Komentar