mustikatimes.online – Komitmen untuk meningkatkan kualifikasi dan reputasi di kancah internasional terus dibuktikan oleh STKIP Muhammadiyah Blora. Perguruan tinggi yang berlokasi di Jawa Tengah ini resmi mengukuhkan kemitraan strategis dengan salah satu kampus terkemuka di Malaysia, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), lewat penandatanganan Letter of Intent (LoI).
Prosesi penandatanganan dokumen serta penjajakan kolaborasi ini dilaksanakan pada Senin (3/8/2026), bertempat di Fakultas Pengembangan Manusia UPSI, Perak, Malaysia.
Dalam agenda diplomasi akademik tersebut, STKIP Muhammadiyah Blora mengutus dua perwakilan, yaitu Anna Mariyani, M.Pd., dan Sofi Indra Kameswara, M.Pd. Kedatangan delegasi Indonesia disambut hangat oleh jajaran pimpinan Fakultas Pengembangan Manusia UPSI. Kedua belah pihak memfokuskan pembahasan pada peluang sinergi bersama Unit Psikologi Pendidikan di bawah Departemen Studi Pendidikan UPSI.
Pertemuan strategis ini membedah sejumlah program prioritas yang dirancang untuk memperkuat fondasi riset dan kualitas pembelajaran berstandar global, di antaranya:
-
Penyelenggaraan Konferensi Internasional Bersama (Joint International Conference).
-
Program Dosen Tamu (Visiting Lecturer).
-
Kolaborasi Publikasi Karya Ilmiah dan Jurnal Internasional.
-
Pengabdian Kepada Masyarakat Lintas Negara (International Community Service).
-
Peluang Studi Lanjut S2 dan S3 bagi civitas akademika.
Melalui kemitraan ini, kedua institusi optimistis dapat membangun kolaborasi yang solid demi memacu keunggulan akademik, pengembangan riset, serta peningkatan profesionalisme tenaga pendidik di level global.
Penandatanganan LoI ini menjadi landasan awal sebelum nantinya ditingkatkan ke taraf ikatan hukum yang lebih kuat melalui Memorandum of Understanding (MoU). Berdasarkan kesepakatan, dokumen kerja sama ini berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan berpeluang untuk diperpanjang kembali sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Langkah ini menegaskan peran aktif STKIP Muhammadiyah Blora sebagai institusi pendidikan daerah yang mampu bersaing dan berkiprah di tingkat global.

Komentar