Demak, Mustika Times – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang melakukan kunjungan ke kediaman sekaligus sanggar seni milik Jalembong, seorang seniman lukis bertaraf nasional di Desa Kalianyar, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan kunjungan strategis ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses kreatif, menggali narasi visual, serta menjajaki peluang pengembangan digital branding bagi karya seni Jalembong yang telah menembus pasar internasional.
Berbeda dengan kunjungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berskala lokal pada umumnya, kegiatan kali ini berfokus pada entitas seni yang telah bertransformasi menjadi industri kreatif berskala besar.
“Kunjungan kami ke sanggar Jalembong bukan lagi sekadar pendampingan dasar, melainkan bentuk dukungan tata kelola media informasi. Beliau adalah aset bagi desa ini, dan ingin memastikan bahwa narasi di balik mahakaryanya dapat terdokumentasikan dengan baik untuk jangkauan yang lebih luas,” ucap salah satu perwakilan mahasiswa KKN di sela-sela kegiatan.
Jalembong memang dikenal memiliki rekam jejak dan reputasi yang luar biasa di tingkat nasional. Tingginya nilai seni dari setiap goresan kanvasnya terbukti dari kesuksesan beliau dalam menarik apresiasi serta pesanan langsung dari kalangan kepresidenan, hingga pesanan eksklusif yang terus mengalir dari mancanegara.
Dalam kegiatan operasionalnya, distribusi dan pengelolaan pesanan karya seni Jalembong saat ini memang telah didukung oleh tim manajemen profesional yang berpusat di luar kota. Mengingat skala usahanya yang telah global, mahasiswa KKN menawarkan penciptaan kolaborasi kreatif melalui multimedia.
“Saya sangat mengapresiasi kedatangan adik-adik mahasiswa KKN UIN Walisongo. Kehadiran generasi muda yang melek teknologi digital seperti ini sangat membantu para seniman untuk mengarsipkan dan memperkenalkan karya melalui cara-cara yang lebih modern,” ujar Jalembong menyambut baik inisiatif para mahasiswa.
Selama kunjungan berlangsung, suasana yang tercipta sangat hangat, dan memberikan banyak inspirasi. Interaksi langsung dengan seniman Jalembong memberikan wawasan berharga sekaligus pandangan baru bagi mahasiswa mengenai tata kelola industri seni profesional yang memiliki standar tinggi.
Program kunjungan dan dokumentasi ini merupakan bentuk pengabdian nyata dari mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 120 dalam merekam kekayaan potensi lokal desa, dengan harapan karya seni dari Desa Kalianyar dapat terus meroket, memiliki arsip media dan semakin eksis di panggung seni rupa global.

Komentar