Beranda » Mustika » UIN Walisongo Berkomitmen Menyelesaikan Kasus Kekerasan Seksual Hingga Akhir

UIN Walisongo Berkomitmen Menyelesaikan Kasus Kekerasan Seksual Hingga Akhir

Semarang, mustikatimes – Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo, Kurnia Muhajarah, sampaikan pimpinan UIN Walisongo berkomitmen menyelesaikan kasus kekerasan seksual yang terjadi di kampus hingga selesai.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Dialog Publik dan Mimbar Bebas, dengan tajuk “Mengungkap Realitas dan Upaya Mitigasi Kekerasan Seksual di Kampus yang Berkedok Agama” di Landmark UIN Walisongo, Senin 11 Mei 2025.

“UIN Walisongo berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini hingga akhir, hari jumat, sudah melakukan peremuan wartawan (pers koverensi), setalahnya dihari sabtu tim investigasi telah melaporkan sementara kepada pimpinan uin ws semarang, investigasi ini belum berakhir, tetapi sudah memberikan rekomendasi, ” ujarnya.

Investigasi terus dilakukan, Kurnia Muhajarah memastikan tidak akan menggap semua laporan yang masuk sebagai suara sederhana.

Duh! Juri LCC MPR Kalbar Dirujak Netizen, Dinilai Tak Fair saat Final

“Semua laporan kami tulis, kami investigasi, tidak ada suara yg sederhana,” tegasnya.

Selain itu, Ia menjelaskan tim satgas PPKS telah dilengkapi komponen divisi penanganan, perlindungan hukum, pencegahan, koordinator berkaitan pendampingan dan pemulihan korban (psikolog dan konselor), serta tim medis.

Ia juga berpesan dengan tegas untuk membangun atmosfer yang positif, serta tidak membangun narasi yang menyudutkan korban.

“Tolong berika hal positif untuk korban, stop narasi yang menyudutkan. Keberadaan korban dan saksi sangat membantu jalannya investigasi kami, kami menjamin 100% pelapor dan korban aman serta terlindungi, namanya hanya akan sampai pada kami, tidak akan dipaparkan ke publik,” lugasnya.

Wakil Rektor UIN Walisongo Mengatakan Kampus “Bonyok” Usai Ramai Kasus Kekerasan Seksual

 

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *