Jakarta, — Tohpati kembali menghidupkan lagu “Ingin Kumiliki” dengan sentuhan baru. Kali ini, ia menggandeng Meiska untuk mengisi vokal, menghadirkan nuansa yang lebih segar tanpa kehilangan ruh aslinya.
Sebelumnya, pada 1999, Ruth Sahanaya mempopulerkan lagu ini hingga melekat di hati para penikmat musik. Lagu tersebut bahkan terasa seperti “lagu wajib” bagi hati yang pernah patah, lirih, tapi nagih.
Kini, 27 tahun berselang, Tohpati mengaransemen ulang “Ingin Kumiliki” dengan pendekatan yang lebih modern. Ia memasukkan sentuhan musik yang lebih ringan, namun tetap menjaga emosi yang menjadi inti lagu.
Lebih lanjut, lagu ini juga menjadi bagian dari proyek album terbaru yang sedang Tohpati siapkan. Dengan begitu, rilisan ini bukan sekadar nostalgia, tetapi juga jembatan menuju karya-karya barunya.
“Lagu itu tidak boleh berhenti di zamannya. Harus di-estafetkan ke penikmat dan penyanyi baru,” ujar Tohpati.
Meiska: Antara Cinta dan Tekanan
Di sisi lain, Meiska mengaku sudah akrab dengan lagu ini sejak lama. Ia menyukai melodi yang terasa familiar dan mudah melekat di telinga.
Namun demikian, ia juga merasakan tekanan saat membawakan ulang lagu yang sudah memiliki tempat spesial di hati banyak orang. Perasaan itu datang seperti bayangan, mengikuti, tapi tak bisa dihindari.
“Aku sudah suka banget sama lagu ini karena nadanya familiar. Tapi tetap ada pressure karena lagu ini punya tempat spesial di banyak orang,” ungkap Meiska.
Selanjutnya, Tohpati langsung memproduseri proses rekaman lagu ini. Ia dan Meiska membangun kembali chemistry yang sebelumnya sudah terjalin.
Alhasil, proses rekaman berjalan lebih cair dan nyaman. Keduanya seperti menemukan ritme yang sama, tidak perlu banyak kata, tapi langsung nyambung.
Melalui lagu ini, Meiska berharap pendengar dari berbagai generasi bisa menerima versi terbaru “Ingin Kumiliki”. Ia ingin lagu ini tetap relevan di tengah perubahan selera musik saat ini.
Siap Dinikmati di Platform Digital
Selain itu, Tohpati juga menyiapkan beberapa rilisan lain sebagai bagian dari proyek albumnya. Ia terus merangkai karya, satu per satu, seperti menyusun puzzle yang perlahan membentuk gambar besar.
Kini, pendengar sudah bisa menikmati “Ingin Kumiliki” versi terbaru di berbagai platform streaming digital di Indonesia.
Pada akhirnya, lagu ini membuktikan satu hal: musik yang kuat tidak pernah benar-benar tua. Ia hanya berganti baju, tetap sama, tapi terasa baru.
