Bekasi (23/04) – PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menggeber kampanye keselamatan berkendara di Rest Area KM 6 Jakarta-Cikampek, Rabu, 22 April 2026. Lewat langkah ini, JJC ingin meningkatkan kesadaran pengguna jalan agar tetap waspada selama perjalanan.
Selanjutnya, JJC turun langsung ke lapangan. Petugas membagikan flyer keselamatan kepada pengguna jalan. Mereka juga memberi edukasi singkat secara tatap muka. Pengemudi truk menjadi sasaran utama, terutama yang sedang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Imbauan Penting di Ruas MBZ
Tak berhenti di situ, JJC menyampaikan sejumlah aturan penting. Pengemudi hanya boleh memakai parking bay saat kondisi darurat. Kendaraan besar yang tidak sesuai ketentuan dilarang melintas di Jalan Layang MBZ.
Selain itu, JJC melarang pengemudi mendahului lewat bahu jalan dan berputar balik di tol. Pengemudi juga harus memastikan bahan bakar cukup sebelum masuk ruas MBZ karena jalur ini tidak memiliki rest area.
Di sisi lain, kampanye ini menjadi bagian dari komitmen JJC menjaga keselamatan di jalan tol. Perusahaan ingin menekan gangguan lalu lintas yang sering muncul akibat kelalaian pengemudi atau kendaraan yang tidak sesuai aturan.
Melalui langkah ini, JJC berharap pengguna jalan semakin patuh. Kesadaran diharapkan tumbuh, seperti lampu sein yang akhirnya dipakai sebelum berbelok.
Pengemudi Diminta Lebih Waspada
Terakhir, JJC mengingatkan pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan. Pengemudi harus memastikan kondisi tubuh tetap prima. Kendaraan juga harus dalam kondisi baik.
Selain itu, pengemudi perlu menjaga daya listrik dan bahan bakar tetap cukup. Mereka juga harus waspada terhadap perubahan cuaca, terutama hujan yang bisa mengurangi jarak pandang dan membuat jalan licin. Dengan begitu, perjalanan bisa tetap aman hingga tujuan.
