Cirebon, Mustika Times – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menggelar pemeliharaan periodik di Ruas Tol Palimanan–Kanci. Langkah ini menjaga kualitas jalan agar tetap aman dan nyaman bagi pengguna. (23/04/26).
Selanjutnya, JTT memastikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap optimal. Dengan begitu, pengguna jalan bisa melaju tanpa gangguan berarti di sepanjang ruas tol.
Lebih lanjut, Senior Manager Representative Office 2 JTT, M. Faried Sulistamtama, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas jalan.
“Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan, kami melaksanakan pemeliharaan rutin di Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci. Pekerjaan ini bertujuan menjaga kondisi jalan agar tetap optimal. Pemeliharaan akan berlangsung hingga Minggu, 26 April 2026, dan selama periode tersebut lalu lintas tetap beroperasi normal di kedua arah, baik menuju Jakarta maupun Semarang,” ujar Faried.
Titik Pekerjaan dan Jenis Perbaikan
Berikutnya, JTT mengerjakan sejumlah titik strategis. Untuk pekerjaan scrapping filling, tim fokus di arah Palimanan lajur 2, yaitu:
- KM 190+277 s.d. KM 190+225
- KM 190+787 s.d. KM 190+695
- KM 192+731 s.d. KM 192+467
- KM 194+025 s.d. KM 193+925
- KM 195+096 s.d. KM 195+046
- KM 198+478 s.d. KM 198+431
- KM 202+534 s.d. KM 202+504
- KM 204+095 s.d. KM 204+065
Sementara itu, tim juga memperbaiki permukaan jalan dengan aspal hotmix (patching type 1) di arah Kanci lajur 1 dan on ramp, antara lain:
- KM 193+580
- KM 195+100 (On Ramp Plumbon 2)
- KM 204+600
- KM 210+580
- KM 212+380
- KM 212+700
Mitigasi Disiapkan, Arus Tetap Mengalir
Di sisi lain, JTT menyiapkan berbagai langkah mitigasi agar lalu lintas tetap lancar. Oleh karena itu, petugas siaga di lapangan untuk mengatur arus kendaraan.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan langkah tersebut.
“Petugas telah disiagakan dan kami menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, di antaranya pengalihan arus lalu lintas sebelum area kerja, mempersempit area pekerjaan, persiapan contraflow apabila volume kendaraan meningkat, serta koordinasi intensif bersama Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) dalam pengaturan lalu lintas,” jelas Ria.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Terakhir, JTT mengingatkan pengguna jalan agar tetap waspada. Selain itu, Ria menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin muncul.
“JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, mengisi daya perangkat komunikasi dan bahan bakar sebelum perjalanan, serta selalu berhati-hati dan menaati rambu lalu lintas terutama di sekitar lokasi pekerjaan,” ujar Ria.
Sebagai tambahan, pengguna jalan bisa memantau kondisi lalu lintas melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 atau aplikasi Travoy. Dengan begitu, perjalanan tetap terkendali meski ada pekerjaan di ruas tol.
