Beranda » Mustika » Dirty Heads Rilis Single “One of Those Days” untuk Buka Album “7 Seas”

Dirty Heads Rilis Single “One of Those Days” untuk Buka Album “7 Seas”

Band reggae asal California Selatan, Dirty Heads, resmi membuka babak baru dalam perjalanan musik mereka. Grup ini mengumumkan album penuh kesembilan berjudul “7 Seas” yang akan meluncur pada 12 Juni 2026. Bersamaan dengan pengumuman itu, mereka juga merilis single pembuka berjudul “One of Those Days”.

Lagu tersebut langsung memberi gambaran tentang warna yang akan mereka bawa dalam album terbaru. “One of Those Days” hadir dengan nuansa santai dan ringan. Dirty Heads meraciknya seperti sore di pinggir pantai, saat angin turun pelan dan kepala akhirnya berhenti berisik.

Lewat lagu ini, Dirty Heads tetap memainkan resep khas mereka. Mereka memadukan reggae, hip-hop, alternative, dan pop ke dalam satu lagu. Hasilnya terdengar ringan, catchy, dan mudah menempel di telinga. Lagu itu juga terasa pas menemani siapa saja setelah hari yang panjang, seperti kursi malas yang tiba-tiba muncul di tengah pekan yang melelahkan.

Dustin “Duddy B” Bushnell menyebut lagu tersebut sebagai pengingat untuk menikmati hidup dan bersenang-senang. Sementara itu, Jon Olazabal menganggap “One of Those Days” sebagai lagu yang cocok untuk dinyanyikan bersama setelah melewati minggu yang panjang.

Transportasi Umum Jakarta Gratis Hari Ini, Peringati Hari Transportasi Nasional

Album “7 Seas” Hadirkan Banyak Warna

Setelah merilis single pembuka, Dirty Heads juga mulai memperlihatkan arah album “7 Seas”. Dalam album ini, mereka menghadirkan banyak warna dan emosi. Mereka menyiapkan lagu-lagu dengan nuansa santai khas pantai. Namun, mereka juga menyelipkan energi yang lebih liar untuk malam hari.

Album itu bergerak seperti ombak. Kadang ia tenang. Kadang ia menghantam pelan, lalu meninggalkan jejak di kepala.

Sebelumnya, Dirty Heads lebih dulu memperkenalkan era baru ini lewat lagu “Seven Seas”. Lagu itu mendapat sambutan positif dan menjadi mercusuar kecil yang mengantar penggemar menuju album baru mereka.

Dirty Heads Terus Berkembang

Dirty Heads membentuk band ini pada tahun 2000. Sejak saat itu, mereka terus memperluas jangkauan musik tanpa kehilangan identitas. Mereka menjaga suara khasnya, tetapi tetap membuka pintu ke arah baru. Perlahan, musik mereka tumbuh seperti ombak yang tidak pernah berhenti menggerus pantai.

DPP PIP Indonesia Gelar Halal Bihalal dan Rakertah 2026 di Serpong

Perjalanan panjang itu juga membawa Dirty Heads meraih miliaran stream di berbagai platform musik global. Angka tersebut menunjukkan bahwa musik mereka tidak hanya hidup di California Selatan. Musik mereka juga berlayar jauh hingga ke telinga pendengar di berbagai belahan dunia.

Dalam era album “7 Seas”, Dirty Heads tidak hanya berbicara soal musik. Mereka juga mengajak penggemar untuk peduli pada lingkungan. Karena itu, mereka menggandeng 4Ocean untuk membantu mengurangi sampah plastik di lautan.

Lewat kerja sama ini, Dirty Heads mengajak para penggemarnya ikut berkontribusi melalui berbagai program yang mereka siapkan. Langkah itu terasa sejalan dengan judul album mereka. Sebab, “7 Seas” bukan hanya berbicara tentang laut sebagai latar, tetapi juga tentang laut yang harus mereka jaga sebelum ombaknya berubah menjadi halaman terakhir.

Kasus Andrie Yunus: Teror Terbuka, Ruang Sipil Terkunci

Artikel Terkait