Beranda » Mustika » Minyak Dunia Anjlok, Saatnya Harga Pertamax Turun?

Minyak Dunia Anjlok, Saatnya Harga Pertamax Turun?

Mustikatimes – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat mulai turun menyusul meredanya tekanan di pasar minyak global. Pemicunya adalah kabar tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran yang memicu koreksi harga minyak mentah dunia.

Mengutip CNN, harga minyak Brent pada Minggu (15/6/2026) turun 3,9 persen ke kisaran US$ 84 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 4,8 persen menjadi sekitar US$ 81 per barel.

Penurunan itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim telah mencapai kesepakatan dengan Iran. Pemerintah AS juga disebut akan mengakhiri blokade angkatan laut terhadap negara tersebut.

Pasar langsung merespons positif perkembangan itu. Harga minyak bahkan sudah kembali ke bawah US$ 90 per barel sejak Jumat lalu, level yang terakhir terlihat sebelum konflik memanas.

Bersama PT. Kansai Prakarsa Coatings, Program Rumah Layak Huni BAZNAS Bangun Harapan Masyarakat Kota Tangerang

Turunnya harga minyak mulai tercermin pada harga BBM di AS. Data American Automobile Association (AAA) menunjukkan harga rata-rata bensin berada di level US$ 4,07 per galon pada Minggu.

Harga tersebut telah mencatat penurunan selama tiga pekan berturut-turut.

Meski begitu, harga bensin di AS masih jauh di atas level sebelum perang pecah. Saat ini harganya tercatat sekitar 36,6 persen lebih tinggi dibandingkan akhir Februari lalu.

Sejumlah analisis mengingatkan pelemahan harga minyak belum tentu berlangsung lama. Pasokan minyak global dinilai masih menghadapi berbagai hambatan untuk kembali normal.

Tingkatkan Skill Komunikasi Organisasi, Farah Ghifari Bagikan Tips Membangun Partisipasi Aktif dalam Organisasi

Selain fasilitas energi yang terdampak perang belum sepenuhnya pulih, jalur pelayaran di Selat Hormuz juga masih membutuhkan proses pembersihan ranjau.

Presiden Rapidan Energy Group Bob McNally menilai risiko lonjakan harga minyak masih membayangi pasar.

“Saya sangat khawatir kita bisa melihat harga minyak meroket di akhir musim panas ini, dengan harga minyak mentah menuju kisaran pertengahan hingga akhir 100 dolar AS per barel dan harga bensin kembali ke level tertinggi sepanjang masa,” ujarnya.

 

Konsolnas SEMA PTKIN di Semarang, Mahasiswa Masa Depan Bangsa

Lantas, apakah harga Pertamax di Indonesia berpeluang turun?

Secara teori, penurunan harga minyak dunia dapat menjadi sentimen positif bagi BBM nonsubsidi. Sebab, harga Pertamax ikut dipengaruhi pergerakan minyak mentah global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Namun, perubahan harga BBM di Indonesia tidak dilakukan secara langsung. Pertamina biasanya menggunakan rata-rata harga minyak dunia dalam periode tertentu, kurs rupiah, serta kondisi pasar domestik sebagai dasar penetapan harga.

Selain itu, evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala setiap bulan, bukan mengikuti pergerakan harian seperti di Amerika Serikat.

Karena itu, meski harga minyak dunia sedang terkoreksi, belum ada kepastian harga Pertamax akan ikut turun dalam waktu dekat.

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *