Beranda » Mustika » Dee Lestari Tuang Patah Hati dalam “Kabarku”, Lagu Cinta yang Menusuk Pelan

Dee Lestari Tuang Patah Hati dalam “Kabarku”, Lagu Cinta yang Menusuk Pelan

MUSTIKA TIMES,- Dunia musik tak pernah kehabisan lagu cinta. Namun, Dee Lestari kembali membuktikan bahwa kisah patah hati masih bisa terdengar segar.

Lewat single terbarunya berjudul “Kabarku”, Dee merangkai perasaan yang akrab bagi banyak orang: saat seseorang yang kita tunggu diam-diam justru memilih orang lain, lalu datang kembali dengan pertanyaan yang terasa seperti garam di atas luka, “Apa kabar?”

Momen itu seperti hujan yang turun tepat ketika atap rumah sedang bocor. Dunia terasa runtuh, tetapi mulut tetap memaksa tersenyum dan menjawab, “Kabar baik.” Padahal, hati sedang berantakan seperti lembar surat yang diremas lalu disimpan diam-diam di saku.

Lewat “Kabarku”, Dee Lestari mengangkat perasaan yang sering dipendam banyak orang. Dee menjadikan “Kabarku” sebagai single ketiganya setelah merilis “(Jangan) Jatuh Cinta” pada Desember 2025 dan “Perahu Kertas” pada Februari 2026.

Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Siapkan Pasukan Khusus

Selain itu, Dee membalut “Kabarku” dengan melodi yang lembut dan lirik yang puitis, tetapi tetap lugas. Karakter itu sudah lama melekat pada karya-karyanya.

Kali ini, ia menggandeng Fellow Amateurs, kelompok produser muda yang berisi Mikha Angelo, Josua Gian, Geddi Jaddi Membummi, dan Nathania S. Alexandra.

Dee Lestari dan Fellow Amateurs Kembali Berkolaborasi

Kolaborasi tersebut bukan pertemuan pertama. Sebelumnya, Dee pernah berduet dengan Mikha Angelo lewat lagu “Before You”, yang menjadi Book Soundtrack Rapijali.

Dee juga sempat bekerja sama dengan Fellow Amateurs lewat lagu “Satu Langkah”, sementara Maudy Ayunda membawakan lagu tersebut di album Pada Suatu Hari.

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern

Kini, mereka kembali bertemu di “Kabarku”. Mikha Angelo dan Fellow Amateurs meracik aransemen yang soulful dan modern. Mereka tidak sekadar menempelkan melodi di atas lirik.

Mereka menyusun lagu ini seperti merangkai pecahan kaca menjadi mozaik: tetap indah, tetapi setiap sudutnya masih menyisakan rasa perih.

Hasilnya, “Kabarku” terdengar hangat sekaligus menghunjam. Lagu ini bergerak pelan, tetapi meninggalkan jejak panjang. Setiap baitnya seperti mengetuk pintu kenangan yang sudah lama kita kunci, lalu membuka kembali ruangan yang selama ini kita pura-pura lupa.

Video Lirik “Kabarku” Lengkapi Nuansa Emosional

Sementara itu, Dee juga menghadirkan sentuhan visual lewat video lirik “Kabarku”. Anthono Congor dan Arie Dagienkz menggarap video tersebut dengan nuansa yang puitis dan emosional. Visual itu berjalan seiring dengan lagu, seperti dua tangan yang saling menggenggam dalam gelap.

Warga Victoria Park Residence Karawaci Gelar Senam Sehat, Pererat Silaturahmi Antar-RW

“Kabarku” sekaligus menandai konsistensi Dee Lestari dalam menciptakan lagu berkualitas. Lagu ini juga mempertegas langkah Dee saat kembali aktif di dunia musik setelah lama tidak merilis karya solo.

Kini, berbagai platform streaming digital sudah memutar “Kabarku” bersama video liriknya. Dee juga memastikan album solo terbarunya akan memuat lagu ini saat meluncur pada pertengahan 2026.

Jika dua single sebelumnya menjadi pembuka, “Kabarku” terasa seperti halaman yang mulai membuka seluruh isi cerita.

Artikel Terkait