Beranda » Mustika » Reshuffle Kabinet Prabowo Jilid VI: 6 Pejabat Baru Masuk

Reshuffle Kabinet Prabowo Jilid VI: 6 Pejabat Baru Masuk

Jakarta, Mustika Times – Presiden Prabowo Subianto kembali mengguncang meja kekuasaan. Pada Senin, 27 April 2026, Prabowo resmi melakukan reshuffle kabinet keenam selama hampir dua tahun masa pemerintahannya. Kali ini, enam pejabat baru masuk ke lingkar inti Kabinet Merah Putih.

Langkah ini mempertegas arah Prabowo dalam merapikan mesin pemerintahan. Bongkar pasang kabinet bukan lagi sekadar formalitas politik, melainkan cara cepat untuk mengencangkan baut kekuasaan agar laju pemerintahan tidak oleng di tikungan.

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo memasukkan sejumlah nama baru untuk mengisi posisi strategis di kabinet dan lingkar dalam Istana. Beberapa nama datang dari wajah lama, sebagian lain muncul sebagai kartu baru yang langsung dilempar ke meja.

Berikut daftar pejabat baru dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin, 27 April 2026:

  1. Menteri Lingkungan Hidup: Jumhur Hidayat
  2. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan: Hanif Faisol
  3. Kepala Kantor Staf Presiden: Dudung Abdurachman
  4. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Muhammad Qodari
  5. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi: Hasan Nasbi
  6. Kepala Badan Karantina Nasional: Abdul Kadir Karding

Masuknya nama-nama ini menunjukkan Prabowo masih rajin menyetel ulang irama kabinet. Ia tampak ingin memastikan setiap kursi diisi orang yang sejalan dengan tempo politik dan arah kerja pemerintahannya.

Menteri Hukum Supratman Pastikan RUU Hak Cipta Lindungi Karya Jurnalistik, Media Bisa Dapat Nilai Ekonomi

Sebelumnya, Prabowo sudah beberapa kali merombak susunan kabinet sejak 2025. Ritmenya teratur, nyaris seperti jam dinding Istana yang tak pernah kehabisan baterai.

Pada 19 Februari 2025, Prabowo lebih dulu mengganti Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Saat itu, Satryo Soemantri Brodjonegoro keluar dari kursi menteri dan Brian Yuliarto masuk sebagai pengganti.

Lalu pada 8 September 2025, Prabowo menggulirkan reshuffle besar yang ikut mengguncang sektor ekonomi. Ia mengganti Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa, lalu merombak sejumlah posisi lain seperti Menteri Koperasi dan Menteri P2MI.

Tak lama kemudian, gelombang reshuffle kembali datang pada 17 September 2025. Kali ini, Prabowo mengganti Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan dari Budi Gunawan kepada Djamari Chaniago. Ia juga memindahkan kursi Menteri Pemuda dan Olahraga dari Dito Ariotedjo kepada Erick Thohir.

Betapa Rumitnya Menjadikan Berita sebagai Objek Hak Cipta

Berikutnya, pada 8 Oktober 2025, Prabowo kembali merapikan barisan. Ia merombak sejumlah posisi wakil menteri dan pejabat strategis, termasuk jabatan di Badan Pengelola BUMN.

Terakhir, pada 5 Februari 2026, Prabowo mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan dengan Juda Agung untuk menggantikan Thomas Djiwandono.

Rangkaian reshuffle ini menunjukkan satu hal: Prabowo tidak membiarkan kabinet duduk terlalu nyaman. Saat ritme melambat atau arah mulai goyah, ia memilih mengocok ulang meja. Di panggung kekuasaan, kursi menteri memang tidak pernah benar-benar punya sandaran tetap.

UU PPRT Resmi Disahkan Setelah 22 Tahun, Negara Akui Pekerja Rumah Tangga sebagai Pekerja Profesional

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *