Beranda » Mustika » Progres Flyover Sitinjau Lauik Tembus 16,4 Persen, HPSL Pastikan Proyek Jalan Sesuai Prosedur

Progres Flyover Sitinjau Lauik Tembus 16,4 Persen, HPSL Pastikan Proyek Jalan Sesuai Prosedur

PADANG – PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) terus menggeber pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik. Sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek KPBU, HPSL menjaga ritme pembangunan agar tetap aman, andal, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sumatera Barat.

Selanjutnya, HPSL memastikan setiap tahap proyek berjalan sesuai aturan. Perusahaan juga merawat harmoni dengan lingkungan sekitar, dengan tetap menghormati nilai sosial dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.

Dari sisi konstruksi, proyek ini mulai menunjukkan “wajahnya”. Setelah tim menyelesaikan struktur bawah seperti abutment dan pilar, kini bentuk Jembatan 1 mulai tampak semakin jelas.

Pada Kamis (9/4), tim memasang girder atau balok utama penopang jembatan di Jembatan 1. Tahap ini menjadi kunci dalam membentuk struktur atas. Hingga minggu ke-56 per 17 April 2026, progres fisik proyek telah mencapai 16,4 persen.

RAN Rayakan 20 Tahun dengan Musikal “Pandangan Pertama”, Nostalgia yang Naik Kelas ke Panggung Teater

Pekerjaan Berlanjut ke Tahap Lanjutan

Berikutnya, tim konstruksi melanjutkan pekerjaan dengan ritme yang terukur. Mereka memasang girder di beberapa bentang, sehingga struktur utama jembatan mulai tersusun sedikit demi sedikit.

Saat ini, tim fokus memasang tulangan besi, menyiapkan bekisting, dan melakukan pengecoran pada bagian penghubung antar girder. Tahap ini menjadi fondasi menuju pengecoran lantai jembatan. Tim juga menjaga pengawasan ketat agar kualitas konstruksi dan keselamatan kerja tetap sesuai standar.

Di sisi lain, proses pengadaan lahan ikut bergerak maju. Pada Rabu (8/4), tim menyelesaikan empat bidang tanah melalui proses penawaran hingga konsinyasi. Proses ini menjadi dasar bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menerbitkan Pemutusan Hubungan Hukum (PHH).

Setelah itu, pihak terkait menandatangani Berita Acara Penyerahan Hasil Pelaksanaan Pengadaan Tanah kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Langkah ini memperjelas jalur administratif agar proyek tetap berjalan tanpa hambatan.

PT. JCC Gaungkan Kampanye Keselamatan di Rest Area KM 6

Sisa Lahan Tinggal Beberapa Bidang

Dari total target 31 bidang tanah, termasuk fasilitas sosial dan fasilitas umum, proses pengadaan terus bergerak. Pada Selasa (21/4), tim melanjutkan penawaran konsinyasi terhadap delapan bidang tanah. Dengan tambahan ini, total mencapai 12 bidang.

Saat ini, proyek menyisakan sekitar lima bidang lahan dengan luas ±0,07 hektare. Dua bidang sudah masuk proses konsinyasi di PN Padang dan menunggu jadwal penawaran. Sementara itu, tiga bidang lainnya masih diproses oleh BPN Provinsi Sumatera Barat sesuai mekanisme yang berlaku.

HPSL menegaskan bahwa pengadaan tanah menjadi kewenangan pemerintah melalui BPN bersama para pemangku kepentingan. Semua pihak menjalankan proses ini dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan penghormatan terhadap hak masyarakat, termasuk nilai adat yang mengakar kuat.

HPSL juga terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan stakeholder. Perusahaan membangun sinergi agar proyek tetap berjalan mulus tanpa gesekan berarti.

Popsivo Polwan Sabet Juara Tiga Proliga 2026, Jinakkan Electric PLN Mobile Lewat Duel Sengit

“Kami menghormati seluruh pendapat dan masukan dari masyarakat maupun stakeholder lainnya. HPSL berkomitmen untuk menjalankan peran sebagai Badan Usaha Pelaksana secara profesional serta mendukung penuh proses yang dilaksanakan oleh Pemerintah. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi kita semua,” ujar Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik.

Solusi untuk Jalan Ekstrem Sitinjau Lauik

Flyover Sitinjau Lauik I diharapkan menjadi jawaban atas jalan eksisting yang terkenal dengan tikungan ekstrem dan risiko kecelakaan tinggi. Proyek ini tidak hanya mengincar keselamatan, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Kota Padang dan Solok serta wilayah sekitarnya.

Dengan konektivitas yang semakin lancar, distribusi logistik bisa bergerak lebih cepat. Waktu tempuh juga bisa dipangkas, sementara roda ekonomi daerah berpotensi berputar lebih kencang.

Pada akhirnya, HPSL menatap proyek ini dengan optimisme. Dengan kolaborasi yang solid dan komitmen pada pembangunan berkelanjutan, Flyover Panorama I Sitinjau Lauik diharapkan rampung sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Artikel Terkait