Mustika Times – Yushi NCT suka makan jengkol? Iya, memang tidak salah. Ketika NCT Wish sedang berkunjung ke Indonesia untuk melakukan konser tournya, mereka sempat bertemu dan membuat konten bersama Riany Sukma Wijaya, atau yang biasa dikenal dengan Ria SW seorang food vlogger.
Dalam kontennya yang berjudul “A Day Out With NCT Wish”, Ria SW mengajak member NCT Wish bermain dan bersantai menikmati waktunya ketika mengunjungi Jakarta.
MOJA Museum menjadi tujuan pertama mereka untuk bermain. Ketika menjelang siang, Ria SW mengajak member NCT wish ke Rumah Makan (RM) Surya Masakan Padang yang berada di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Pada kesempatan itu, Ria SW mengenalkan masakan makanan padang yang memiliki berbagai macam hidangan, seperti rendang, sayur, ayam pop, sate padang, dendeng batokok, serta masih banyak yang lainnya lagi. Member NCT Wish terlihat sangat menikmati, ketika mencicipi berbagai hidangan tersebut.
Disaat waktu menikmati hidangan nasi padang, Ria SW terlihat kaget saat melihat Yushi member dari NCT Wish mencicipi jengkol. Kemudian saat ditanya, “Yushi, Apakah kamu makan jengkol?”
Yushi menjawab “Yeah..” dan dengan memberikan gestur jempol serta anggukan kepala.

Seperti yang diketahui bahwa jengkol memiliki bau yang sangat kuat, sehingga ketika Ria SW melihat Yushi makan jengkol, dia berkata “Yushi, you’re more local than me!” yah memang tidak semua masyarakat lokal menyukai jengkol.
Jengkol memiliki kandungan asam amino yang dikenal sebagai asam jengolat. Kandungan tersebutlah yang menyebabkan aroma jengkol sangat begitu kuat dan tahan lama di mulut. Ketika mengosumsinya, asam jengolat akan masuk ke dalam tubuh dan tersebar melalui aliran darah ke organ tubuh lainnya, sehingga bau mulut hingga urine menjadi sangat bau.
Namun, bau pada jengkol ini dapat dikurangi melalui proses masak yang tepat. Banyak cara yang dapat dilakukan untu mengurangi bau jengkol dalam proses masak, seperti dengan merendam jengkol dengan air bersih atau cucian beras selama 12 jam hingga 2 hari, kemudian dapat direbus dengan rempah-rempah, dan jengkol yang telah direbus dapat digeprek agar bumbu masakan bisa lebih meresap.
Bau jengkol yang dirasakan setelah memakannya, dapat dinetralisir dengan mengonsumsi banyak air putih, kemudian dapat dilanjutkan dengan membersihkan gigi, atau dapat minum susu murni berlemak tinggi yang data menetralisir senyawa sulfur sisia jengkol di rongga mulut.
Jadi, jangan takut untuk mencoba makan jengkol ya, Yushi aja berani, kamu kapan?

Komentar